Ilmu Loe Ilmu Gue, Ilmu Gue Ya Ilmu Gue Lah...

Sabtu, 01 April 2017

0

Sistem Berkas Part 3 - Parameter Penyimpanan Sekunder


  •  Parameter Penyimpanan Sekunder
Tujuannya digunakan untuk menganalisis performansi struktur file berkas.
  Ada 2 Jenis Parameter, yaitu :
A.    Waktu Pengaksesan Acak
B.     Kecepatan Transfer Data
A.         Parameter Waktu Pengaksesan Acak
1.             Access Dellay Time :
a.        Seek Time (s)
  Waktu pergerakan head untuk mencapai track / jalur lokasi data pada media penyimpanan sekunder.
Rumus : s = sc + δi
Keterangan :
sc = waktu pengkondisian awal
δi = waktu pergerakan antar record
b.       Rotational Latency
Rotational Latency adalah waktu pergerakan head untuk mecapai blok data pada media penyimpanan sekunder.
Rumus : r = ½ * ((60*1000)/RPM)
Keterangan :
RPM = Jumlah Putaran Permenit
2.             Data Transfer Time
a.        Record Transfer Time
Record Transfer Time adalah waktu transfer record dengan panjang record.
Rumus : TR = R / t
Keterangan :
R = Ukuran Record
t = Transfer Rate

              b.        Block Transfer Time
Block Transfer Time adalah waktu transfer satu blok data .
Rumus : Btt = B /t
Keterangan :
B = Ukuran Blok
T = Transfer Rate
B.         Kecepatan Transfer Data
Block adalah Unit Informasi aktual yang ditransfer antara penyimpanan sekunder ke penyimpanan primer atau sebaliknya secara serentak. Sektor adalah Pembagian track ke dalam block dengan ukuran yang sama untuk satu disk.
·        Hard Sektoring : Pembentukan sektor sepenuhnya yang dilakukan oleh head.
·        Soft Sektoring : Pembentukan sektor menggunakan program
Waktu pembacaan atau penulisan data media penyimpanan sekunder bergantung pada:
a)     Ukuran Blok
b)     Variable Length Spannned Blocking
Ukuran Blok yang sama pada media penyimpanan dapat menyebabkan pemborosan pada media penyimpanan. Sehingga ukuran blok harus di pilih hati-hati agar pemborosan dapat di minimumkan. Metode Blocking ada 3 yaitu :
1.     Fixed Blocking
Fixed Blocking Adalah satu blok yang terdiri dari sejumlah record dengan panjang record tetap.
Rumus : Blocking Factor (Bfr) = (B/R)
Keterangan:
B = Ukuran Block Block            
R = Ukuran Record
2.     Variable Length Spaned Blocking
Block berisi record-record dengan panjang tidak tetap. Jika satu record tidak dapat dimuat disatu block, sebagian record disimpan di block lain.
Rumus : Bfr =  (B-P) /  (R+P)
Keterangan :
B = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang Record rata-rata
3.      Variable Length Unspaned Blocking
Block berisi record-record dengan panjang tidak tetap. Setiap record harus dimuat di  satu block.
Rumus =  Bfr = (B – ½ R) / (R + P)
Keterangan :
B  = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang Record rata-rata

M = Record Mark
  • Pemborosan Ruang

o   Pemborosan karena GAP : WG = G / Bfr
o   Pemborosan karena Blok : WR = B / Bfr
o   Pemborosan untuk  Fixed Blocking : W = WG + WR
o   Pemborosan untuk Spanned Blocking Variable : W = P+(P+G) / Bfr
o   Pemborosan untuk UnSpanned Blocking : W = P+(1/2+G) / Bfr
  • Bulk Transfer Time

Transfer rate time adalah kecepatan transfer data sesaat. Untuk pembacaan data besar (terdiri dari beberapa blok) didefinisi sebagai bulk transfer time (t’).

Rumus : t` =( t/2) * {R / (R + W)}

Latihan
  • Hitunglah rotational latency bila kecepatan putar disk (rpm) adalah sebagai  berikut:
  1. 2500 rpm
  2. 2000 rpm
  3. 7000 rpm
  4. 8000 rpm
  5. 10000 rpm
jawaban :     
  • r = ½ * ((60*1000)/RPM)
    r = ½ *( (60000)/2500)
    r = ½ *24
    r = 12 detik
  •   r = ½ * ((60*1000)/RPM)
    r = ½ * ((60*1000)/2000)
    r = ½ *( (60000)/2000)
    r = ½ *30
    r = 15 detik
  •   r = ½ * ((60*1000)/RPM)
    r = ½ * ((60*1000)/7000)
    r = ½ *( (60000)/7000)
    r = ½ *8.57
    r = 4.29 detik
  •   r = ½ * ((60*1000)/RPM)
    r = ½ * ((60*1000)/8000)
    r = ½ *( (60000)/8000)
    r = ½ *7.5
    r = 3.75 detik
  •   r = ½ * ((60*1000)/RPM)
    r = ½ * ((60*1000)/10000)
    r = ½ *( (60000)/10000)
    r = ½ *6
    r =3  detik

  • Hitunglah VLUB
a)     P : 8                R : 100                  B : 1024
b)     P : 8                R : 500                  B : 2048
Jawab :
a)    Bfr = (B – ½ R) / (R + P)
Bfr = (1024 – ½ . 100) / (100 + 8)
Bfr = (1024 – 50) /  (108)
Bfr = 974 / 108
Bfr = 9.02 record

b)   Bfr = (B – ½ R) / (R + P)
Bfr = (2048 – ½ . 500) / (500 + 8)
Bfr = (2048 – 250) / (508)
Bfr = (1798) / (508)
Bfr = 3.54 record

  • Diketahui sebuah harddisk memiliki karakteristik:

a.     Seak time(S)                : 10 ms
b.     Kecepatan putar disk   : 3000 rpm
c.      Transfer rate(t)            : 1024 byte/s
d.     Ukuran blok(B)           : 2048 byte
e.      Ukuran record(R)         : 128 byte
f.       Ukuran gab(G)            : 64 byte
(penyimpanan record menggunakan metode fixed blocking)
Hitung :
a.      Bfr        b. r       c. TR        d. Btt          e. W = G / Bfr                  f. t’

Jawab:
a.   Bfr = B / R
Bfr = 2048 / 128
Bfr = 16 record
b.  r = ½ * ((60*1000)/RPM)
r = ½ * ((60*1000)/3000)
r = ½ *( (60000)/3000)
r = ½ *20
r =10  detik
c.   TR = R / t
TR = 128 / 1024
TR = 0.125
d.   Btt = B / t
Btt = 2048 / 1024
Btt = 2
e.   W = G / Bfr
W = 64 / 16
W = 4
f.   t` =( t/2) * (R / (R + W))
t` =(1024 / 2) * (128 / (128 + 4))
t` =(512) * (128 / (132))
t` =512* 0.97
t` = 496.48
  • Diketahui sebuah harddisk memiliki karakteristik:

a)     Seak time(S)              : 10 ms
b)    Kecepatan putar disk : 6000 rpm
c)     Transfer rate(t)          : 2048 byte/s
d)    Ukuran blok(B)                   : 2048 byte
e)     Ukuran record(R)       : 250 byte
f)      Ukuran gab(G)          : 256 byte
g)     Ukuran pointer(P)      : 8 byte
Hitung :
a.        Bloking faktor
b.        Record transfer time
c.        Block transfer time
d.        Pemborosan ruang
e.        Bulk transfer rate
Jika blockingnya :
1.     Fixed blocking
2.     Variabel spanned
3.     Variabel unspanned
Jawab:

·        Fixed Blocking
·    Bfr = B /R
Bfr = 2048/ 250
Bfr = 8.192 record
·    Btt = B / t
Btt = 2048 /2048
Btt = 1
·    TR = R / t
TR = 250 / 2048
TR = 0.122
·    WG = G / Bfr
WG = 256 / 8.192
WG = 31.25
·    WR = B / Bfr
WR = 2048 / 8.192
WR = 250
·    Pemborosan untuk Fixed Blocking
      W = WG + WR
W = 31.25 + 250
W = 281.25
·    Bulk Transfer Time untuk Fixed Blocking
t` =( t/2) * {R / (R + W)}
t` =( 2048/2) * {250 / (250 + 281.25)}
t` =( 1024) * {250 / (531.25)}
t` =( 1024) * 0.470
t` = 481.882
·        Variable Length Spanned Bloking (VLSB)
·    Bfr = (B – P) / (R +P)
Bfr = (2048 – 8) / (250 +8)
Bfr = (2040) / (258)
Bfr = 7.906 record
·    Btt = B / t
Btt = 2048 /2048
Btt = 1
·    TR = R / t
TR = 250 / 2048
TR = 0.122
·     Pemborosan untuk Spanned Blocking
W = P + (P + G) / Bfr
W = 8 + (8 + 256) / 7.906
W = 8 + (264 / 7.906)
W = 8 +33.392
W = 41.392
·    Bulk Transfer Time untuk Spanned Blocking
t` =( t/2) * [R / (R + W)}
t` =( 2048/2) * {250 / (250 + 41.392)}
t` =( 1024) * {250 / (291.392)}
t` =( 1024) * 0.857
t` = 878.541

·        Variable Length Unspanned Bloking (VLUB)
·    Bfr = (B – ½ R) / (R + P)
Bfr = (2048 – ½ . 250) / (250 + 8)
Bfr = (2048 –125) / (258)
Bfr = (1923) / (258)
Bfr = 7.453
·    Btt = B / t
Btt = 2048 /2048
Btt = 1
·    TR = R / t
TR = 250 / 2048
TR = 0.122
·    Pemborosan untuk Unspanned Blocking
W = P + (½ R + G) / Bfr
W = 8 + (½.250+ 256) / 7.453
W = 8 + (125+ 256) / 7.453
W = 8 + (264 / 7.453)
W = 8 + 35.421
W = 35.429
·    Bulk Transfer Time untuk Unspanned Blocking
t` =( t/2) * {R / (R + W)}
t` =( 2048/2) * {250 / (250 + 35.429)}
t` =( 1024) * {250 / (285.429)}
t` =( 1024) * 0.875
t` = 896.895

Jumat, 24 Maret 2017

0

Sistem Berkas Part 2 - Media Penyimpanan

MEDIA PENYIMPANAN

1. Jenis Media Penyimpanan

  • Pengertian Media Penyimpanan
      Media penyimpan data adalah alat yang digunakan untuk menyimpan data atau program dimana data yang disimpan tersebut dapat dibaca kembali untuk diproses oleh komputer. Beberapa peralatan yang termasuk media penyimpan diantaranya adalah memori. Fungsi memori adalah sebagai media penyimpan sementara sebelum data disimpan permanen di hardisk. 

  • Primary Memory ==> Primary Storage(Internal Storage)
          Primary memory adalah memori pada komputer yang merujuk pada RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) sebagian besar alokasinya adalah pada RAM. Disebut memori primer karena jenis memory ini diakses secara langsung dan pertama kali oleh processor saat menjalankan sebuah perintah. Tipe memory ini kemudian disebut juga sebagai main memory.
RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)
      Bagian dari main memory, yang dapat kita isi dengan data atau programdari diskette atau sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupundibaca pada lokasi dimana saja didalam memori. RAM bersifat VOLATILE.
ROM (READ ONLY MEMORY)
       Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupundata dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus. Misal : Diisi penterjemah(interpreter) dalam bahasa basic.
   Ada 4 bagian didalam primary storage, yaitu :
   1. Input Storage Area: Untuk menampung data yang dibaca
   2. Program Storage Area : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan
   3. Working Storage Area : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan
   4. Output Storage Area: Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu
       sebelum disalurkan ke alat-alat output
  • Secondary Memory ==> Secondary Storage (External Storage)
        Memori Sekunder (Secondary storage) atau yang biasa juga disebut external storage, adalah storage yang terpisah atau tidak berhubungan langsung dengan Central Processing Unit (CPU). Memori sekunder digunakan untuk menyimpan atau menampung data yang lebih besar dan permanen, bisa juga dikatakan sebagai back-up dari memori utama. Data dalam memori sekunder tidak dikontrol langsung oleh komputer, meskipun datanya berasal dari memori utama. Kelemahan dari memori utama adalah tidak dapat menyimpan data yang permanen dan kapasitas penyimpanannya terbatas, sehingga diciptakanlah memori sekunder. Data pada memori sekunder adalah data yang sebelum dan sesudah diproses oleh komputer. Hardisk, flashdisk, CDR dan DVD adalah contoh memory sekunder.
  • Hirarki Memori
     Hierarki Memori atau Memory Hierarchy dalam arsitektur komputer adalah sebuah pedoman yang dilakukan oleh para perancang demi menyetarakan kapasitas, waktu akses, dan harga memori untuk tiap bitnya. Secara umum, hierarki memori terdapat dua macam yakni hierarki memori tradisional dan hierarki memori kontemporer.

Hierarki memori memang disusun sedemikian rupa agar semakin ke bawah, memori dapat mengalami hal-hal berikut:
1. Peningkatan waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke          atas semakin cepat)
2. Peningkatan kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
3. Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin           dekat)
4. Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas     semakin mahal)

2. Magnetic Disk
  • Karakteristik Secara Fisik Pada Magnetic Disk
       Disk pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan piringan alumenium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
       Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu daripada permukaan yang didalam juga arm pada permukaan luar hanya dapat mengakses separuh data. Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack. Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack ini tidak dapat dipindahkan yang disebut non removable, sedangkan disk pack yang dapat dipindahkan disebut removable.
       Disk Controller menangani perubahan kode dari pengalamatan record, termasuk pemilihan drive yang tepat dan perubahan kode dari posisi data yang dibutuhkan disk pack pada drive. Controller juga mengatur buffer storage untuk menangani masalah deteksi kesalahan. Koreksi kesalahan dan mengontrol aktivitas read/write.
       Susunan piringan pada disk pack berputar terus menerus dengan kecepatan perputarannya 3600 permenit, tidak seperti pada tape, perputaran disk tidak berhenti diantara pengaksesan block. Read/Write head pada disk drive disusun pada access yang posisinya terletak diantara piringan-piringan pada device. Kerugiannya bila terjadi situasi dimana read/write head berbenturan dengan permukaan penyimpanan record pada disk, hal ini disebut sebagai head crash.   
  • Representasi data dan Pengalamatan

       Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program. Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa recordtidak selalu diakses secara sequential. Ada 2 teknik dasar untuk pengalamatan data yang disimpan pada disk, yaitu :
Metode Silinder
         Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder. Jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder. Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Jika ada 11 piringan, maka nomor permukaannya dari 0-19 (1-20). Pengalamatan dari nomorrecord menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
Metode Sektor
        Setiap track dari pack dibagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storagearea untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang mana. Setiap track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukurantrack. Keuntungan lain pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
  • Organisasi berkas dan Metode Akses Pada Magnetic Disk
Untuk membentuk suatu berkas di dalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential, index-sequential ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara sequential).
  • Keuntungan dan Keterbatasan (Penggunaan Magnetic Disk)
Keuntungan:
  1. Penyimpanan data pada media ini bersifat nonvolatile, artinya data yang telah disimpan tidak akan hilang ketika komputer dimatikan.
  2. Data pada media ini dapat dibaca, dihapus dan ditulis ulang. 
  3. Media ini mudah digunakan. 
Keterbatasan:
  1. Musuh utama dari media magnetik seperti disket floppy dan hard disk ialah jamur dan karat. Karena jamur dan karat ini, maka daya tahan atau umur media ini menjadi pendek. . 
  2. Media magnetik ini ialah bentuknya yang bergaris-garis (track, sector), sehingga kecepatan dan kapasitas simpannya termasuk rendah jika dibanding dengan media optik. 
3. Magnetic Tape
  • Representasi Data dan Densitas Pada Magnetic Tape
      Data direkam secara digit pada media ini sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Tape terdiri atas 9 track, 8 track dipakai untuk merekam data dan track yang ke 9 untuk koreksi kesalahan. Salah satu karakteristik yang penting dari pita magnetic ini adalah density (kepadatan) dimana data disimpan. Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tadi. Satuan yang digunakan density adalah bytes per inch (bpi). Umumnya density dari tape adalah 1600 bpi dan 6250 bpi. (bpi ekivalen dengan charakter per inch)
  • Parity dan Error Control Pada Magnetic Tape

      Salah satu teknik untuk memeriksa kesalahan pada pita magnetik adalah dengan parity check. Jenis-jenis Parity Check adalah :
  1. ODD PARITY (Parity Ganjil), Jika data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil. Jika jumlah 1 bitnya sudah ganjil, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih genap maka parity bitnya adalah 1 bit.
  2. EVEN PARITY (Parity Genap), Bila kita merekam data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah genap jika jumlah 1 bitnya sudah genap, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih ganjil maka parity bitnya adalah 1 bit.
Misal :

Track 1 : 0 0 0 0 0 0

2 : 1 1 1 1 1 1

3 : 1 1 1 1 1 1

4 : 0 1 0 1 0 1

5 : 1 1 0 1 1 0

6 : 1 1 1 1 0 0

7 : 0 1 1 1 1 0

8 : 0 0 1 1 1 1
Bagaimana isi dari track ke 9, jika untuk merekam data digunakan Odd Parity dan Even Parity ?
Penyelesaian :
ODD PARITY
Track 9 : 1 1 0 0 0 1

EVEN PARITY
Track 9 : 0 0 1 1 1 0
  • Sistem Blok Pada Magnetic Tape
      Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam suatu grup karakter disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan physical record. Diantara 2 block terdapat ruang yang kita sebut sebagai gap (inter block gap).
  • Keuntungan dan Keterbatasan Penggunaan Magnetic Tape

Keuntungan Penggunaan magnetic tape:
  1. Panjang record tidak terbatas.
  2. Density data tinggi.
  3. Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah.
  4. Kecepatan transfer data tinggi.
  5. Sangat efisiensi bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya
Keterbatasan Magnetic Tape:
  1. Akses langsung terhadap record lambat
  2. Masalah lingkungan
  3. Memerlukan penafsiran terhadap mesin
  4. Proses harus sequential
4. Optical Disk
  • Pengertian
       Optical Disk adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga rendah.
  • Jenis - Jenis Optical Disk

Optical Disk memiliki banyak jenis. Berikut adalah jenis-jenis optical disk
1. CD (Compact Disc atau Laser Optic Disc)
       CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb yang dapat menyimpan data hingga 99 menit.
Contohnya :
CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau kira-kira 300.000 halamat text.
CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat diubah lagi.
CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan data yang baru.
2. DVD (Digital Video Disc / Digital Versatile Disc)
      DVD adalah merupakan pengembangan dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu :
Single-side, single layer kapasitas 4,7 GB
Double-side, single layer kapasitas 8,5 GB
Single-sided, double layer kapasitas 9,4 GB
Double-sided, double layer kapasitas 17 GB
3. Blu Ray
     Teknologi Blu-ray adalah merupakan format disc optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD. Keunggulan dari blu-ray yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per keping. 
4. Fluorescent Multilayer DISK (FM DISK)
      Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik. FM Disc berbeda dengan kepingan yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening seperti sebuah plastik transparan biasa.

Sumber :
http://m-barsal.blogspot.co.id/2016/09/pengertian-fungsi-media-penyimpan-dan-5-contoh-media-penyimpan.html
http://kinabipoetra.blogspot.co.id/2013/12/secondary-storage-primary-storage.html
http://windatepe.blogspot.co.id/2012/12/memori-sekunder.html
https://dodotif.wordpress.com/2014/09/21/hirarki-memori/
http://asdyaniarya.blogspot.co.id/2015/03/tugas-02-makalah-organisasi-magnetic.html
https://ukysubagya.wordpress.com/2011/07/07/magnetik-disk/
https://ichnurezha.wordpress.com/2012/03/24/magnetic-tape-dan-magnetic-disk/
http://rohmahpunya.web.id/?p=27
http://2009085-dadangpriatna.blogspot.co.id/2012/04/artikel-23-keunggulan-dan-kelemahan.html
http://www.infohexa.com/2015/05/optical-disk.html

TERIMA KASIH
0

Sistem Berkas Part 1 - Pengenalan Sistem Berkas


Apa itu sistem?
           Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasimateri atau energi untuk mencapai suatu tujuan.


Apa itu berkas?
Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada tempat penyimpanan sekunder.

Jadi, Sistem Berkas adalah sekumpulan informasi yang saling berkaitan dan didefinisikan oleh pembuatnya. 

Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :

1. Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.

2. Elemen data : Salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.


3. Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.


4. Entitas : Sekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. objek dapat berupa barang, orang, temoat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll. 


5. Attribute : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll.


6. Field : Lokasi penyimpanan untuk salah suatu elemen data, atau sesuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses. 


7. Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.


8. File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas.


9. Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

Karakteristik Sistem Berkas 
Secara Umum :
1. Tahan Lama yaitu kemampuan untuk dapat diakses dimasa datang
2. Dapat digunakan bersama (Sharability) oleh banyak pemakai
3. Memiliki ukuran / size yang relatif lebih besar dari ukuran memory utama

Secara Khusus:
Dapat diciptakan dan dihapus

Sumber : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
http://fenywarnasari.blogspot.co.id/2015/03/tugas-sistem-berkas-nama-feny-warnasari.html

Jumat, 29 Juli 2016

0

Belajar dan Menikmati Serunya di Taman Safari Prigen




Siang guys, balik lagi nih...
Kali ini aku mau berbagi cerita tentang acara kampus ASIA yang mengajak semua mahasiswanya yang mengikuti BP 4 ke Taman Safari yang ada di Prigen nih. Yang pastinya seru banget acara di sana, bangun mulai pagi dan pulang sore menjelang malam. Nah bagi yang belum paham apasih Taman Safari Prigen itu???
            Taman Safari Pasuruan(Taman Safari Indonesia II) merupakan salah satu taman safari terbesar di Asia dan menjadi kebanggaan Jawa Timur dan juga Indonesia. Taman safari Prigen ini bertempat di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
            Disini kita dapat menikmati acara hiburan dan bisa lebih dekat dengan alam dan satwa liar. Satwa – satwa ini langsung beraktivitas di habitatnya masing – masing ya guys, jadi kita masuk menggunakan mobil kalau punya dan ada bus khusus yang telah di sediakan bila tidak mempunyai mobil oleh pihak pengelola. Dan kita di sana juga menikmati sejukkan udara lereng gunung Arjuno. Di safari ini sudah mencangkup 3 materi yang kami dapatkan dari BP4 yaitu manufaktur, retail, dan jasa yang berjalan dalam sistem yang terorganisir di taman safari prigen ini.
            Di Taman Safari ini disediakan berbagai macam wahana dan pertunjukan live show, antara lain Safari outbond, safari aquatic land, elephan journey, paintball war game, baby zoo, education show, area rekreasi, safary water world, dan swimming with dolphin. Harga tiket untuk masuk ke taman safari ini ada 3 macam, yaitu Tiket badak unlimited, badak terusan dan tiket rusa.

Area Menarik Di Taman Safari Prigen
Di Taman Safari Prigen, wilayah taman dibagi jadi tiga zona, ialah zona kehidupan satwa, zona rekreasi, & zona Baby Zoo. Tiap-tiap zona mempunyai konsentrasi yang berbeda-beda.


1. Zona Kehidupan Satwa
Di zona kehidupan satwa, Kamu akan menyaksikan beraneka ragam satwa dari penjuru dunia. Zona ini terbagi lagi jadi empat kawasan, merupakan kawasan Asia, Kawasan Afrika, Kawasan Amerika, & Kawasan Eropa. Masing-masing kawasan ditempati oleh hewan bersama habitat alam yang berbeda-beda tepat dengan asalnya.
 Di zona ini, pengunjung biasanya akan diajak melakukan adventure menonton kehidupan hewan sebelum mengunjungi wahan-wahana yang lain. Seandainya Kamu menggunakan mobil pribadi, Kamu bahkan bisa menggunakannya untuk menikmati zona ini. Diluar itu, Kamu bias juga menaiki bus safari yang sudah disediakan pihak pengelola taman. Oh ya, fasilitas ini disediakan tanpa dipungut biaya alias free.
Kamu bahkan bisa mengasih makan satwa herbivora tertentu, contohnya kijang, unta, zebra, & yang lain. Di sejumah kawasan tertentu, terdapat aturan yang mesti dipatuhi oleh wisatawan. Contohnya, Kamu dilarang untuk membuka jendela atau pintu mobil disaat berada di kawasan hewan buas. Pun, Kamu dilarang berhenti lama di habitat beruang, dan dilarang membunyikan klakson.

2. Zona Baby Zoo
Di zona Baby Zoo Taman Safari Prigen, Kamu bisa menikmati wahana edukasi tentang hewan-hewan yang ada di sana. Terdapat kurang lebih 14 pertunjukan satwa di zona ini. Ini merupakan alat edukasional yang pas bagi anak-anak. Mereka akan menyaksikan lebih dekat aneka satwa eksotis, seperti kanguru, maung benggala, marmoset, simpanse, atau bekantan. Kamu bahkan diijinkan untuk menyentuh sampai menggendong anak-anak hewan di zona ini.
Hal yang paling sering dilakukan tidak sedikit wisatawan di Baby Zoo ini ialah berfoto bersama dengan anak-anak hewan, seperti anak singa, bayi orang utan, atau anak macan.

Ada juga sejumlah pertunjukan satwa yang menarik di Taman Safari Prigen ini, contohnya atraksi raja hutan atau harimau, burung, lumba-lumba, & yang lain. Lewat atraksi ini, Kamu bisa mengetahui kapabilitas unik hewan-hewan liar yang tidak kamu ketahui pada awal mulanya. Di satu buah atraksi bernama Animal Education Show, Kamu bisa menonton 5 pertunjukan edukatif berkenaan satwa, meliputi satwa gajah, lumba-lumba, macan, orangutan, & burung pemangsa.
Apabila mau sesuatu yang unik, ada atraksi yang bernama Temple of Terror (adaptasi dari Indiana Jones) yang mempertunjukkan atraksi teatrikal yang membuat jantung berdebar-debar. Dalam pertunjukan ini, tokoh stuntman akan melakukan pertunjukan yang di lengkapi dengan special efek ledakan api. Puluhan satwa terlatih serta turut ambil bagian dalam petunjukan, seperti burung gagak, harimau putih, merak hijau, Julang Emas, atau Rangkong Badak.

3. Zona Rekreasi
Di Zona Rekreasi, terdapat tidak sedikit wahana permainan yang menarik, di antaranya ada puri misteri, bom-bom car, rio bravo, bom-bom boat, sepeda layang, & lain sebagainya. Bagi Kamu penyuka permainan ekstrem, Kamu bias mencoba permainan seperti Shooting Target, Paint Ball War Game, sampai Flying Fox. Di Taman Safari Prigen, Kamu bisa pula berpetualang dengan menunggangi hewan gede seperti unta & gajah.

Salah satu area yang paling diminati di zona ini ialah 4D cinema. Di sini Kamu bakal menikmati sensasi melihat seperti di 3D Cinema. Bedanya, kursi yang diduduki penonton bakal bergerak-gerak maka terasa lebih nyata.
Tidak Cuma itu, Kamu bisa juga menikmati wahana air di waterpark seluas 3.5 hektar. Di area ini, Kamu mungkin saja mau menguji nyali dengan meluncur di Water Slide berukuran besar yang mempunyai kecepatan nyaris 50 kilo meter per jam. Ada serta wahana yang lain yang bernama Lazy River dimana Kamu bakal mengapung sambil bermalas-malasan. Serta ada pula wahana Crocodile Cave di mana Kamu dapat diajak melintasi lintasan sembari melihat satwa buaya & arwana.

Sesudah puas main, Kamu bisa mampir ke sejumlah area makan di kawasan Taman Safari Prigen ini. Apabila mau menginginkan pengalaman makan yang unik, Kamu layak menjajal santap siang bersama ditemani macan putih di restoran Tiger Cave. Janganlah lupa buat membeli oleh-oleh di toko souvenir sebelum pulang ke hunian masing-masing. Terdapat beraneka souvenir bergambar satwa khas Taman Safari Prigen, seperti sticker, topi, tas, gantungan kunci, payung, & kaos.

Jurusan Perjalanan ke Taman Safari Prigen
Letak Taman Safari Prigen berjarak kira kira 55 km dari kota Surabaya. Lokasinya persis berada di tepi Jln. Raya Surabaya – Malang.




Seandainya Kamu pergi dari Surabaya menuju Malang, ditengah perjalanan Kamu bakal menjumpai dua buah gading raksasa di sebelah kanan jalan sesudah Pandaan. Apabila sebaliknya, Kamu bertolak dari Malang menuju Surabaya, Kamu bisa menjumpai panduan jalan menuju Taman Safari Prigen sesudah pertigaan Purwosari. Dari area dua gading raksasa ini, Kamu mesti menempuh perjalanan lagi sejauh 8 kilometer untuk bisa tiba di Taman Safari Prigen.




 Beberapa foto dokumentasi yang bisa saya ambil...
ini bus yang kami tumpangi

eksis dulu di tempat utama Taman Safari Prigen

kenang - kenangan dari Taman Safari Prigen
(ada topi, buku, bolpoint, stiker, gantungan)

presentasi penjelasan tentang manufaktur, jasa dan reteil yang ada di Taman Safari Prigen

dinding aula yang di hiasi gambar binatang menjadi icon menarik

ini nih yang mendapat penghargaan 5 blog menarik yang berisi tentang artikel kegiatan BP4

salah satu burung yang biasanya di buat foto bersama pengunjung

lihat lumba - lumba dulu

interiornya asik ya

ngak hanya ada lumba - lumba, berang -berang dan singa laut juga meramaikan acara

nah kalau ini animal education show

pertunjukan terakhir dan penutup acara yang ada di Taman Safari Prigen yaitu Temple of Terror

Yang pasti semua pertunjukan yang ada di sana sangat menarik dan kita di ajarkan untuk menjaga alam sekitar kita dengan merawat dan menjaganya, sedangkan untuk binatang yang di sana kita di anjurkan tidak membunuh dan mencoba merawatkan sehingga keberadaannya tetap di alamnya sehingga tidak cepat punah. Untuk lebih lengkapnya silahkan KLIK INI untuk menonton videonya. 

Untuk yang masih kepo ini dia website resmi Taman Safari Prigen  KLIK DISINI


untuk lebih lengkapnya :
Alamat : Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Jawa Timur 60261, Indonesia
Hotline : +62 343 674 3000

Email: marketing_tsi2@tamansafari.com
Sales & Marketing : +62 343 6741 990 , +62 343 6741 991 & +62 343 6741 995
 
PHINA
Tema punya:Chriscraps©